Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 1-Feb-2016 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 1-Feb-2016 )

Senin, 1 Feb 2016 | 08:15 | Cincin Suryanto

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 29 Januari 2016 ditutup menguat 0,27% pada level 4615. Sektor aneka industri menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing net buy senilai Rp1,415 triliun. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup menguat, yang dipicu oleh sentimen positif dari langkah tak terduga Bank of Japan menurunkan suku bunga acuan di bawah 0% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu saham Microsoft, yang membukukan kinerja lebih baik dari estimasi, memimpin reli pada saham sektor teknologi. Data pertumbuhan ekonomi AS pada Q4/2015 yang lebih lemah dari perkiraan semakin menguatkan argumentasi bahwa kenaikan suku bunga The Fed pada tahun ini akan lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi AS Q4/15 sebesar +0,7%, lebih rendah dari estimasi +2%. Sementara itu sebuah laporan menyatakan Iran tidak akan berpartisipasi jika OPEC dan negara lain sepakat untuk mengurangi produksi minyak. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya personal income, personal spending, construction spending, ISM index, auto sales, ADP Employment, ISM service, factory orders, nonfarm payrolls, unemployment rate dan trade balance. Untuk bursa Indonesia diperkirakan hari ini menguat. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4580– 4657

News & Analysis

MLBI Akan Produksi dan Distribusi Minuman PBI

PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) melakukan transaksi afiliasi dengan Premium Beverages International (PBI) berupa penggunaan merek dagang minuman yang dimiliki PBI. Perseroan akan memproduksi, memasarkan dan mendistribusikan minuman dengan merek dagang milik PBI dengan membayar royalti. Nilai dari royalti ditentukan secara bertahap yaitu untuk tahun 2015 dan 2016 sebesar 0%, tahun 2017 sebesar 1,25%, tahun 2018 sebesar 2,5%, tahun 2019 sebesar 3,75% dan tahun 2020 selanjutnya sebesar 5% dari total pendapatan yang diperoleh perseroan setiap tahun. Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi karena perseroan dan PBI sama-sama dimiliki oleh Heineken International B.V masing-masing sebesar 81,78% dan 100%.

Laba Bersih HEXA Tahun 2015 Turun 57%

Kinerja PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) sepanjang tahun 2015 lalu sedikit mengalami penurunan dibanding dengan kinerja perseroan di tahun sebelumnya. Turunnya kinerja perseroan terlihat dari penghasilan neto dan laba tahun berjalan sepanjang tahun lalu yang mengalami penurunan. Penghasilan neto yang dibukukan sepanjang 2015 tercatat sebesar USD206,70 juta atau turun 27,41% YoY dari tahun sebelumnya sebesar USD284,76 juta. Laba tahun berjalan turun 57,32% YoY menjadi USD5,10 juta dari sebelumnya USD11,95 juta dan laba per saham turun menjadi USD0,006 dari sebelumnya USD0,014 per saham.

KAEF Targetkan Pendapatan Apotek Tumbuh 26%

PT Kimia Farma Persero Tbk (KAEF) menargetkan pertumbuhan pendapatan dari anak usahanya yaitu PT Kimia Farma Apotek mencapai 26% dari raihan tahun lalu yang hampir menembus Rp3 triliun. Target tersebut seiring dengan penambahan 135 apotek baru dan 50 klinik baru di seluruh Indonesia. Hingga akhir tahun lalu, KAEF memiliki 725 apotek, 315 klinik dan 43 laboratorium klinik yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk mendanai penambahan jaringan tersebut, KAEF berinvestasi Rp200 miliar. Dana itu sebagian besar berasal dari kas perusahaan dan sebagian kecilnya yaitu di bawah 10% dari pinjaman bank. Penjualan yang diharapkan tumbuh itu diperoleh 50% dari layanan dan 50% dari penjualan obat.

MBAP Dapat Kontrak Dari Brooklyn Enterprise

PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) menandatangani kontrak pemasaran batu bara dengan Brooklyn Enterprise Pte. Ltd (Brooklyn). Dalam kontrak yang telah disepakati tersebut perseroan nantinya akan melakukan pemasaran batubara kepada Brooklyn yang terbagi atas 4 kali pengiriman. Setiap pengiriman akan dilakukan melalui kapal yang mana setiap kapal akan memuat batubara sebanyak 8.000 MT atau kurang lebih 10%. Perjanjian kontrak pemasaran batu bara ini akan berlaku efektif sejak perjanjian ditandatangi hingga masa berakhirnya perjanjian.

MPMX Lanjutkan Buyback Hingga Harga Rp1000

Harga saham PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) yang menurun membuat perusahaan sektor otomotif ini kembali melanjutkan pembelian kembali (buyback) sahamnya di pasar. Perseroan menyiapkan dana hingga Rp 30 miliar untuk buyback tersebut. Harga maksimum buyback Rp 1.000 per saham. Pembelian kembali saham itu akan dilakukan mulai 1 Februari hingga 1 Mei 2016 mendatang. Pembelian kembali saham akan dihentikan bila harga saham telah mencapai lebih dari Rp 1.000.

Volume Penjualan AALI Tahun 2015 Turun 24,2%

Sepanjang tahun 2015, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) mencatatkan penurunan volume penjualan minyak kelapa sawit sebesar 24,2% yoy. Volume penjualan CPO AALI tahun 2015 yang belum diaudit mencapai 1,04 juta ton, turun dari tahun 2014 yang tercatat sebesar 1,37 juta ton. Penurunan ini akibat sebagian produksi CPO AALI dialihkan menjadi Olein sehingga terjadi peningkatan 61,6% menjadi 412.214 ton. Produksi CPO AALI sepanjang 2015 mencapai 1,736 juta ton atau turun 0,4% dibanding dengan tahun sebelumnya

Stock Pick

CPIN

Terlihat kuat pada level support diharga 3200, kemarin CPIN ditutup menguat pada level 3345.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3375

BBRI

Terlihat kuat pada level support diharga 11100, kemarin BBRI ditutup menguat pada level 11225.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 11350

ASII

Terlihat kuat pada level support diharga 6300, kemarin ASII ditutup menguat pada level 6450.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6550

TLKM

Terlihat kuat pada level support diharga 3300, kemarin TLKM ditutup menguat pada level 3340.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3380

INDF

Terlihat kuat pada level support diharga 6050, kemarin INDF ditutup menguat pada level 6200.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6300

AKRA

Terlihat kuat pada level support diharga 7200, kemarin AKRA ditutup menguat pada level 7350.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7450

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...