Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 18-April-2016 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 18-April-2016 )

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 15 April ditutup menguat 0,18% pada level 4823. Sektor aneka industri menyumbangkan kenaikan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp21,8 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup melemah akibat turunnya harga minyak mentah yang mendorong koreksi pada saham sektor energi. Selain itu koreksi saham Apple juga menambah koreksi indeks. Penurunan harga minyak mentah diakibatkan oleh antisipasi pertemuan negara produsen minyak besar OPEC dan non OPEC di Doha pada hari Minggu, tidak akan menghasilkan keputusan yang berdampak signifikan dalam mengatasi kelebihan suplay minyak dalam waktu cepat. Saham Apple melemah cukup signifikan setelah diberitakan akan melanjutkan mengurangi produksi iPhone karena turunnya penjualan. Citigroup melaporkan penurunan laba triwulan I. Data industrial production bulan Maret turun 0,6% setelah bulan sebelumnya juga turun 0,6%. Indeks Mich Sentiment bulan April turun pada level 89,7 dari 92. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya building permits, housing starts, existing home sales, Philadelphia Fed, FHFA housing price index dan leading indicators. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed to up. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4786 - 4850

News & Analysis

LINK Akan Bagi Dividen Rp42/saham

PT Link Net Tbk (LINK) menargetkan akan ada penambahan 90.000 pelanggan baru pada tahun 2016. Sementara per Desember 2015, jumlah pelanggan LINK sebanyak 890.000, terdiri dari televisi berbayar 433.000 dan internet 457.000. LINK pada kuartal I 2016, telah merealisasikan sekitar 25 persen dari total belanja modal atau capital expenditure (capex) yang dianggarkan pada tahun ini sebesar Rp 900 miliar hingga Rp 1 triliun. Dana capex yang sudah di keluarkan pada periode Januari-Maret 2016 sekitar Rp 237,5 miliar - 250 miliar. LINK akan membagikan dividen sebesar Rp127,7 miliar atau sebesar Rp42 per saham.

KREN Masuk Bisnis Travel e-commerce

PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) melalui anak usahanya telah masuk bisnis Travel e-commerce platform & payment Aggregator dengan melakukan penyertaan 30 persen saham di PT Indo Corpora Investama (ICI) yang merupakan pemilik platform dari Paditrain, Padicit dan Padipay. ICI merupakan pelopor penyedia layanan pemesanan tiket kereta api lewat smartphone. Saat ini, ICI merupakan perusahaan terbesar kedua dalam hal penjualan tiket kereta api secara online dan masuk dalam kelompok lima besar penyumbang pendapatan dari segmen B2B bagi PT Kereta Api Indonesia. Bagi KREN, bergabungnya ICI akan melengkapi portofolio produk yang dibutuhkan untuk mewujudkan visi KREN sebagai Digital Lifestyle Service Provider.

Laba Bersih MARI Q1/2016 Tumbuh 49%

PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) mengalami pertumbuhan laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 49,08% per Maret 2016 menjadi Rp8,75 miliar dibandingkan laba periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,86 miliar. Pendapatan bersih naik menjadi Rp21,79 miliar dibandingkan pendapatan bersih tahun sebelumnya Rp18,90 miliar. Laba operasi meningkat menjadi Rp11,48 miliar dari laba operasi tahun sebelumnya Rp8,62 miliar. Laba sebelum pajak naik menjadi Rp11,75 miliar dari Rp8,68 miliar.

Anak Usaha FISH Dapat Pinjaman USD21 Juta

Anak usaha PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) yakni PT Nusa Prima Logistik (NPLog) telah menandatangani Facility Agreement dengan Cooperatieve Rabbobank U.A Hong Kong branch senilai USD21 juta. Oleh karena itu perseroan selaku induk usaha melakukan penjaminan sesuai dengan Akta Jaminan Perusahaan pada 14 April. Nilai jaminan yang diberikan adalah secara proporsional sebesar persentase kepemilikan saham perseroan pada NPLog yakni 65% dan nilai jaminan hanya 21,6% dari ekuitas FISH. Jaminan tersebut diperlukan karena NPLog merupakan entitas perusahaan yang baru memulai operasi komersial sehingga belum mempunyai arus kas yang stabil untuk membayar kembali pinjaman.

MMLP Melakukan Kerja Sama Dengan GIC Fund

Perusahaan pengelolaa dana asal Singapura, GIC fund telah melakukan investasi pertama mereka di sektor logistik bermitra dengan PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) untuk membangun gudang. Perusahaan akan membangun pergudangan tersebut di area sewa senilai 500.000 meter persegi yang berlokasi di Indonesia dalam tiga tahun ke depan dengan fokus pada aera Jakarta dan Surabaya.

BALI Dapat Fasilitas Kredit Rp95 Miliar

PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) mendapat fasilitas kredit senilai total Rp95 miliar dari PT Bank Sinarmas Tbk. Fasilitas yang diterima BALI terdiri dari dua bentuk. Pertama, Term Loan X (non-Revolving/ Uncommitted) nilai Rp75 miliar dengan jangka waktu 60 bulan termasuk 12 bulangrace period.ini akan digunakan untuk membiayai pembangunan tower mikro seluler (MCP). Kedua, Demand Loan (Revolving/ Uncommitted) senilai Rp20 miliar berjangka waktu 12 bulan setelah pengikatan kredit. Fasilitas kredit ini akan dipakai untuk membeli (termasuk pembayaran down payment (komponen tower MCP maupun jaringan fiber-to-the-home(FTTH)

Stock Pick

ASII

Support pada level 7550 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BMRI ditutup menguat pada 7675.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 7775

TLKM

Terlihat kuat pada support di level 3460, kemarin saham TLKM ditutup menguat pada level 3500.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3535

KLBF

Terlihat kuat pada support di level 1390, kemarin saham KLBF ditutup menguat pada level 1420.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1440

BBCA

Support pada level 12950 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BBCA ditutup menguat pada 13100.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 13250

CPIN

Terlihat kuat pada support di level 3680, kemarin saham CPIN ditutup menguat pada level 3715.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3750

INDF

Terlihat kuat pada support di level 7050, kemarin saham INDF ditutup menguat pada level 7125.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 7250

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016