(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 22-Feb-2016 )

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 22-Feb-2016 )
Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 19 Februari 2016 ditutup melemah 1,7% pada level 4697. Sektor keuangan menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing net sell senilai Rp912,2 miliar. Pelemahan IHSG dipicu oleh profit taking serta adanya berita pemerintah dan OJK akan meminta NIM perbankan diturunkan dari 7-8% menjadi 3-4%. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup mix dalam kisaran sempit. Sentimen positif kenaikan saham sektor teknologi dibayangi oleh faktor negatif kembali turunnya harga minyak mentah. Investor juga mencerna data inflasi AS yang dipicu oleh kenaikan harga sewa dan biaya kesehatan, mengindikasikan naiknya laju inflasi dapat mendorong The Fed untuk menaikkan suku bunga secara bertahap pada tahun ini. Data inflasi AS bulan Januari stagnan, namun inflasi inti naik 0,3%, sehingga inflasi yang disetahunkan mencapai 2,2% YoY. Pada pekan ini pasar akan kembali mencermati data ekonomi AS yang akan dirilis untuk mencari indikasi peluang kenaikan FFR ke depannya. Data ekonomi yang akan dirilis diantaranya Case-Shiller 20 city index, consumer confidence, existing home sales, new home sales, durable orders, FHFA housing price index, GDP Q4– second estimate, personal income, personal spending dan Mich Sentiment. IHSG pada hari ini diperkirakan akan bergerak mix. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4640-4760.

 

News & Analysis

BIMA Akan Terbitkan Saham Baru dan Stock Split

PT Primarindo Asia Intra Tbk (BIMA) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PTHMETD) guna memperbaiki kondisi keuangan perseroan karena ketidakmampuan menyelesaikan kewajiban kepada PT Golden Lestari. Perseroan telah mengusulkan untuk melaksanakan konversi utang ke PT Golden Lestari menjadi saham baru dalam perseroan. Perseroan akan mengeluarkan saham baru sebanyak 220.848.464 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp395 per lembar. PMTHMETD akan menyebabkan pemegang saham perseroan mengalami dilusi 71,97%. Selain itu perseroan juga berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham dari nominal Rp500 menjadi Rp250 dimana pemecahan ini diharapkan akan mendorong likuiditas saham perseroan.

PSAB Dapat Pinjaman USD208,5 Juta

PT J Resources Asia Pasific Tbk (PSAB) telah melakukan penandatanganan Perjanjian Fasilitas Sindikasi sebesar USD208.500.000 pada 17 Februari 2016. Pinjaman itu diterima oleh anak-anak usaha perseroan seperti J Resoures Nusantara, J Resources Bolaang Mongondow, PT Sago Prima Pratama, Gorontalo Sejahtera Mining, PT Arafura Surya Alam dan J Resources Netherland BV serta J Resources Gold. Dana pinjaman itu diraih dari konsorsium beberapa bank antara lain Indonesia Eximbank, Bank ICBC Indonesia dan Bank Permata. Fasilitas ini akan digunakan untuk dapat mengembangkan empat aset tambang lainnya yang selama ini belum dibiayai dalam fasilitas sindikasi yang ditandatangani pada 2013.

Kepemilikan 90% Saham GOLD Beralih

Kepemilikan 90% saham perusahaan ritel PT Golden Retailindo Tbk (GOLD), yang memiliki hak pengoperasioan pusat perbelanjaan Golden Truly, beralih menjadi milik PT Amanda Cipta Persada. Pemegang saham perseroan yakni PT Pasifik Atlanta Retailindo, Kenny Wirya, PT Golden Petra Sejahtera, PT Sekarbumi Makmur, PT Berkat Propertindo Sejahtera, dan PT Perkasa Adi Makmur telah melakukan penjualan saham pada pada 17 Februari 2016. Penjualan saham GOLD itu dilakukan kepada PT Amanda Cipta Perkasa, PT Lancar Distrindo, PT Mulia Sukses Mandiri, PT Karya Generasi Gemilang, PT Sukses Prima Sakti, dan Jonathan Chang.

MDKA Peroleh Pinjaman USD130 Juta

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melalui anak usaha, PT Bumi Suksesindo (BSI) memperoleh pinjaman sebesar USD 130 juta untuk mengembangkan proyek mineral emas dan perak di wilayah Tujuh Bukit, Banyuwangi, Jawa Timur. Pinjaman tersebut berasal dari sindikasi tiga bank, yaitu BNP Paribas (cabang Singapura), Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited (cabang Jakarta) dan Societe Generale Asia Limited (cabang Hongkong).

BNLI Akan Rights Issue 21,2 Miliar Saham

PT Bank Permata Tbk (BNLI) akan melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Jumlah maksimal rencana pengeluaran saham sebanyak-banyaknya 21.200.000.000 saham kelas B dengan nilai nominal Rp125 per lembar saham. Adapun perseroan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUSPLB) pada 29 Maret 2016 guna meminta persetujuan pemegang saham soal rencana aksi korporasi ini. Dijadualkan awal perdagangan HMETD di BEI pada 24-30 Mei 2016 mendatang. Seluruh dana yang diraih dari penerbitan saham baru ini akan digunakan untuk memperkokoh struktur permodalan perseroan dan membiayai peningkatan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha.

MAPI Bayar Bunga Obligasi Rp18,13 Miliar

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) telah melaksanakan pembayaran bunga ke-8 untuk obligasi Berkelanjutan I MAPI Tahap II Tahun 2014 Seri A dan Seri B. Jumlah total pembayaran mencapai Rp18.132.500.000 ke rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia. Adapun rincian pembayarannya untuk bunga obligasi seri A sebesar Rp10.082.500.000 dan seri B sebesar Rp8.050.000.000.

 

Stock Pick

AKRA

Terlihat kuat pada level support pada harga 7675, AKRA pada perdagangan kemarin ditutup melemah pada level 7700.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 7900.

GGRM

Terlihat kuat pada level support diharga 61750, kemarin GGRM ditutup menguat pada level 64125.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 66400.

BBRI

Support pada level 11200 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin BBRI ditutup melemah pada level 11450.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 11725.

UNVR

Terlihat kuat pada support di level 41600, kemarin UNVR ditutup menguat pada level 42750.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 43700.

 

Best Regards,

Ratna Lim

PT Waterfront Securities Indonesia

Sona Topas Tower 15A Floor

Jl. Jendral Sudirman Kav.26

Jakarta 12920

Telp: +6221-250 6355 ext. 1404

Fax : +6221-250 6322

Email: [email protected]

 

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});