Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 25-Jan-2016 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 25-Jan-2016 )

Senin, 25 Jan 2016 | 08:10 | Cincin Suryanto

 Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat 22 Januari 2016 ditutup menguat 0,96% pada level 4456. Sektor industri dasar menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing net sell senilai USD99,8 miliar. Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan Jumat ditutup menguat yang dipicu oleh berlanjutnya kenaikan harga minyak mentah akibat musim dingin di AS dan Eropa. Harga minyak mentah kembali menguat di atas level USD 30 per barel yang dipicu oleh meningkatnya permintaan akan minyak pemanas karena musim dingin serta para pedagang menutup posisi short sellingnya. Data existing home sales bulan Desember meningkat menjadi 5,46 juta dari bulan sebelumnya 4,76 juta dan lebih baik dari estimasi 5,12 juta. Indeks leading indicators bulan Desember turun 0,2% dari bulan sebelumnya yang tumbuh 0,5%, lebih buruk dari estimasi yang turun 0,1%. Pada pekan ini pasar akan menantikan hasil pertemuan The Fed pada Selasa dan Rabu, serta mencermati prospek ekonomi AS dari pandangan The Fed. Data ekonomi AS yang akan dirilis The Fed diantaranya Case-Shiller 20 city index, FHFA housing price index, consumer confidence, new home sales, durable orders, pending home sales, GDP Q4, Chicago PMI dan Mich Sentiment. Untuk bursa Indonesia diperkirakan hari ini mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4427 - 4503

News & Analysis

Dua Anak Usaha LPKR Lakukan Transaksi Afiliasi

Dua anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melakukan transaksi afiliasi jual beli saham yakni PT Kreasi Tunas Bangsa (KTB) dan PT Mega Indah Gemilang (MIG). Dua anak usaha LPKR itu membeli saham PT Prima Cipta Lestari (PCL) dari dua anak usaha PT Multipolar Tbk (MLPL) yakni PT Mitra Prima Kreasi (MPK) dan PT Matahari Pasific (MP). Penandatanganan transaksi dilakukan pada 20 Januari 2016 dimana nilai transaksi sebesar Rp4.700.000.000.

EXCL Targetkan Pelanggan 4G LTE Tumbuh 70%

Setelah resmi melakukan kerjasama (sharing network) dengan PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT), PT XL Axiata Tbk (EXCL) menargetkan jumlah pelanggan 4G LTE naik 70% dari tahun lalu. Hingga Desember 2015 lalu, pelanggan EXCL pengguna 4G LTE masih 650.000 di Jatim. Tahun ini, perseroan menargetkan bisa mencapai 2 juta pelanggan. Untuk itu, perseroan akan melakukan beberapa strategi. Diantaranya adalah melakukan pembangunan dan perbaikan tower dan Base Transceiver Station (BTS). Anggarannya juga telah disiapkan sebesar Rp4,56 triliun. Sebab ada beberapa tower BTS yang mulai rusak dan perlu perbaikan. Saat ini, EXCL hanya memiliki tiga BTS yang digunakan untuk jaringan 4G LTE. Ketiga BTS tersebut berada di tiga kota berbeda, yakni di Surabaya, Pacitan dan Madura.

IMJS Dirikan Anak Usaha Jasa Pengurusan Transportasi

PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) melalui anak usahanya yang bernama PT CSM Corporate (CSM) mendirikan perusahaan baru yang bergerak dalam bidang jasa pengurusan transportasi. Perusahaan baru yang didirikan oleh anak usahanya bersama dengan Seino Holdings, Co. Ltd ini diberi nama PT Seino Indomobil Logistics (SIL). SIL yang berdomisili di Jakarta Timur ini didirikan dengan modal dasar sebesar USD36 juta, sementara modal disetor dan ditempatkan yakni sebesar USD9 juta. Anak usaha IMJS memiliki 70% saham dalam SIL, sedang sisanya 30% dimiliki oleh Seino Holdings, Co. Ltd. Kegiatan usaha yang akan dilakukan oleh SIL yakni berupa pengiriman atau pengepakan barang dalam volume besar melalui angkutan kereta api, angkutan darat dan angkutan laut maupun angkutan udara.

MMLP Masih Miliki Dana IPO Rp327 Miliar

PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) masih menyimpan dana IPO sebesar Rp327,710 miliar hingga akhir Desember 2015 lalu. Dari IPO yang dilakukan pada Juni 2015 lalu diraih hasil bersih Rp986,366 miliar. Sementara realisasi penggunaan dana sebesar Rp30,848 miliar untuk modal kerja dan Rp627,807 miliar untuk pembelian tanah sehingga total penggunaan mencapai Rp658,656 miliar.

GOLL Bantah Kesulitan Likuiditas

PT Golden Plantation Tbk. (GOLL) membantah tengah mengalami kesulitan likuiditas karena pinjaman bank yang akan jatuh tempo pada tahun ini hanya sebesar Rp3,8 miliar. Penurunan aset lancar perseroan disebabkan oleh penggunaan dana hasil penawaran umum saham perdana (IPO) dan kucuran dana pinjaman sindikasi. Hingga akhir 2015, seluruh hasil bersih dana IPO yang mencapai Rp226,84 triliun telah diserap seluruhnya. Dana itu digunakan untuk aktivitas investasi, yaitu penambahan lahan tertanam di entitas anak perseroan, khususnya di bawah PT Bumiraya Investindo.

Moody’s Kaji Penurunan Peringkat Utang ENRG dan INDY

Turunnya harga minyak mentah dunia ke level USD30 per barel yang mencerminkan koreksi 38,5% YoY atau turun 72% sejak 2014, membuat Moody's Investor Service mengkaji potensi penurunan peringkat utang PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG). Peringkat utang jangka panjang ENRG berada pada B2 dan Pertamina pada Baa3. Selain itu Moody’s juga mengkaji potensi penurunan peringkat utang PT Indika Energy Tbk. (INDY), dan anak usahanya

Stock Pick

BBNI

Terlihat kuat pada level support diharga 4900, kemarin BBNI ditutup menguat pada level 5000.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5100

ASII

Terlihat kuat pada level support diharga 5800, kemarin ASII ditutup menguat pada level 5900.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6000

BMRI

Terlihat kuat pada level support diharga 9250, kemarin BMRI ditutup menguat pada level 9375.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 9500

TLKM

Terlihat kuat pada level support diharga 3150, kemarin TLKM ditutup menguat pada level 3185.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3220

KLBF

Terlihat kuat pada level support diharga 1330, kemarin KLBF ditutup menguat pada level 1355.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1375

INDF

Terlihat kuat pada level support diharga 5700, kemarin INDF ditutup menguat pada level 5800.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 5900

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...