(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 28-Mar-2016 )

Cincin Suryanto
Cincin Suryanto

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 28-Mar-2016 )
Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Kamis 24 Maret 2016 ditutup melemah 0,56% pada level 4827. Sektor perkebunan mengalami pelemahan terbesar. Investor asing net buy Rp124,1 miliar. Bursa Wall Street libur pada hari Jumat pekan lalu. Pada perdagangan Kamis, indeks di bursa Wall Street ditutup mix, akibat koreksi pada saham sektor keuangan. Selain itu, penguatan dollar AS juga berlanjut mendorong pelemahan harga komoditas yang memicu aksi jual pada saham komoditas. Penguatan dollar AS dipicu oleh spekulasi kenaikan suku bunga The Fed akan terjadi pada bulan April. Ketidakpastian mengenai kenaikan suku bunga The Fed, perkiraan earning season triwulan yang menurun, serta kekhawatiran akan kondisi geopolitik menjadi sentimen negatif di pasar. Data PDB AS Q4 tumbuh 1,4%, lebih baik dari estimasi sebelumnya yang sebesar 1%. Pada pekan ini pasar akan mencermati data ekonomi AS untuk mencari sinyal kapan The Fed akan menaikkan suku bunganya lagi. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya personal income, personal spending, pending home sales, Case-Shiller 20 city index, consumer confidence, ADP Employment, Chicago PMI, nonfarm payrolls, uemployment rate, ISM index, construction spending, Michigan Sentiment dan auto sales. Untuk IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak mixed. Diperkirakan IHSG bergerak pada kisaran level 4812 - 4905

News & Analysis

PGAS Targetkan FSRU Lampung Salurkan 8 Kargo LNG

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) menargetkan fasilitas Unit Regasifikasi dan Penampungan Terapung atau "Floating Storage and Regasification Unit" (FSRU) Lampung dapat menyalurkan delapan kargo gas alam cair (LNG) pada 2016. Mulai awal April hingga akhir 2016, FSRU Lampung yang dikelola anak usaha PT. PGN LNG Indonesia akan menerima LNG dari Kilang Tangguh, Papua. Dari awal April hingga akhir tahun, FSRU Lampung akan menerima dan menyalurkan delapan kargo atau setara 1,1 juta meter kubik LNG. FSRU Lampung akan memenuhi kebutuhan gas bumi bagi pelanggan PGAS di Jawa bagian barat dan Sumatera bagian selatan.

MSKY Akan Tambah Modal Tanpa HMETD 10% Saham

PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM HMETD). Dalam penambahan modal tanpa HMETD tersebut, perseroan akan mengeluarkan sebanyak-banyaknya 706.388.600 saham atau sebanyak-banyaknya 10% dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor perseroan. Saham-saham yang akan dikeluarkan oleh Perseroan tersebut adalah saham atas nama dengan nilai nominal yang sama dengan nilai nominal saham-saham Perseroan yang telah dikeluarkan. Dana yang diperoleh dari Penambahan Modal Tanpa HMETD akan digunakan Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan keuangan Perseroan.

BBRM Mengalami Rugi Bersih USD27,65 Juta

PT Pelayaran Bina Buana Raya Tbk (BBRM) mengalami penurunan pendapatan sebesar 27,60% per Desember 2015 menjadi USD24,57 juta dibandingkan pendapatan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar USD33,95 juta. Beban langsung naik menjadi USD29 juta dari USD27,11 juta dan rugi kotor diderita USD4,43 juta dari USD6,83 juta. Rugi usaha naik tajam menjadi USD24,19 juta dari laba usaha tahun sebelumnya USD4,01 juta salah satunya karena kenaikan beban lainnya menjadi USD17,63 juta dari USD473,78 ribu. Rugi tahun berjalan dicatat USD27,65 juta dari laba tahun berjalan tahun sebelumnya USD39,81 ribu.

Laba Bersih AMRT Turun 16,4%

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mengalami penurunan laba bersih sebesar 16,4% per Desember 2015 menjadi Rp451,08 miliar dibandingkan laba bersih periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp539,55 miliar. Pendapatan usaha naik menjadi Rp48,26 triliun dari Rp41,49 triliun dan beban pokok meningkat menjadi Rp39,05 triliun dari Rp33,76 triliun. Laba bruto meningkat menjadi Rp9,21 triliun dari Rp7,73 triliun. Beban penjualan naik menjadi Rp7,48 triliun dari Rp5,96 triliun.

Laba Bersih MLBI Turun 37,5%

PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) mengalami penurunan laba sebesar 37,49% per Desember 2015 menjadi Rp496,71 miliar dibandingkan laba periode sebelumnya yang sebesar Rp794,71 miliar. Penjualan bersih menjadi Rp2,69 triliun turun 9,73% dibandingkan penjualan bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,98 triliun. Penurunan laba bersih ini juga dipengaruhi oleh dampak dari biaya tertentu yang tidak terjadi setiap tahun karena MLBI dinilai melakukan kesalahan administrasi (untuk periode November 2010 - Mei 2014) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan jumlah final Rp221 miliar.

SSMS Anggarkan Capex USD36 Juta

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) menyiapkan dana belanja modal di sepanjang tahun ini sekitar USD35 juta pada tahun ini. Dana tersebut kebanyakan akan digunakan perseroan untuk melakukan penanaman baru crude palm oil (CPO), serta untuk pemeliharaan saja. Dana untuk maintanance yang ada, untuk lahan, karena perseroan masih ada penanaman baru di tahun ini kira-kira 50.000 hektare (ha), total landbank 94.000 ha, yang sudah tertanam 60.000 ha. Untuk target produksi CPO, perseroan menyatakan hanya akan mencapai angka 1,3 juta hingga 1,5 juta ton

Stock Pick

SMGR

Terlihat kuat pada support di level 10575, kemarin saham SMGR ditutup menguat pada level 10725.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 10850

ASII

Support pada level 7150 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin ASII ditutup menguat pada 7375.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 7500

BMRI

Terlihat kuat pada level support pada harga 10050, BMRI pada perdagangan kemarin ditutup menguat pada level 10225.

Rekomendasi sell on strength apabila tidak berhasil melewati resistance di harga 10350

BBRI

Terlihat kuat pada support di level 10000, kemarin saham BBRI ditutup menguat pada level 11275.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 11400

JSMR

Support pada level 5550 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin JSMR ditutup menguat pada 5675.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 5775

TLKM

Support pada level 3285 diperkirakan masih cukup kuat. Kemarin TLKM ditutup menguat pada 3325.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten harga pada level 3365

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2016

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});