Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 7-Des-2015 )

Waterfront Securities Indonesia : Daily Update (Senin, 7-Des-2015 )

Market Hari ini

Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan hari Jumat 4 Desember 2015 ditutup melemah 0,19% pada level 4537. Sektor pertambangan menyumbangkan pelemahan terbesar. Investor asing net sell Rp395,3 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan lalu. Penguatan ini dipicu oleh data nonfarm payrolls AS yang di atas perkiraan, yang mengindikasi ekonomi AS yang tangguh ditengah perlambatan ekonomi global. Data nonfarm payrolls bulan November menunjukkan penyerapan tenaga kerja sebanyak 211 ribu, lebih rendah dari bulan sebelumnya 298 ribu, namun lebih baik dibandingkan estimasi yang sebanyak 196 ribu. Tingkat pengangguran tetap pada level 5%. Pada pekan ini indeks di bursa Wall Street diperkirakan fluktuatif, namun indeks berpotensi reli hingga akhir tahun ini yang dipicu oleh pasar tenaga kerja AS yang kuat serta turunnya harga minyak mentah. Data itu juga semakin meningkatkan potensi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan ini. Data ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya wholesale inventories, PPI, retail sales, business inventories dan Mich Sentiment. Pertemuan OPEC Jumat lalu memutuskan kembali mempertahankan produksi OPEC mendekati rekor tertinggi. Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan akan bergerak cenderung mixed. IHSG diperkirakan berada dikisaran level 4474 – 4458

News & Analysis

MAPI Telah Buyback 2,84 Juta Saham

PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sepanjang periode bulan November lalu kembali merealisasikan pembelian kembali (buyback) sahamnya sebanyak 2.839.700 lembar. Rata-rata saham perseroan tersebut dibeli kembali dengan harga berkisar Rp3.343 hingga Rp3.490 per saham. Secara keseluruhan dana yang telah dikeluarkan oleh perseroan untuk membeli kembali sahamnya sepanjang bulan November lalu yakni sebesar Rp9,78 miliar. Sehingga, MAPI sejak awal pelaksanaan pembelian kembali pada awal Oktober lalu telah berhasil melakukan buyback sahamnya sebanyak 6.308.200 lembar dengan total dana yang dikeluarkan sebesar Rp20,86 miliar. MAPI berencana akan melakukan pembelian kembali (buyback) sahamnya sebanyak 33.200.000 lembar saham dalam kurun waktu 3 bulan yang dimulai sejak 1 Oktober hingga 30 Desember 2015. Untuk mendukung aksi buyback sahamnya ini perseroan menyiapkan dana yang totalnya mencapai Rp116,20 miliar.

PTPP Kerja Sama Dengan Jakpro

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang bergerak dalam bidang infrastruktur PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pembangunan Perumahan (PTPP). Dalam kerja sama ini, perseroan akan mengembangkan dua bidang, yaitu bidang properti serta bidang infrastruktur. Di bidang properti, kedua pihak tersebut akan memberdayakan aset-aset, terutama lahan, yang ada di wilayah ibukota, salah satunya yaitu lahan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Per November, PTPP Bukukan Kontrak 78% Dari Target

Hingga akhir November 2015, PT PP Tbk (PTPP) membukukan kontrak baru sebesar Rp21,07 triliun, atau setara dengan 78% dari target kontrak baru yang ditargetkan tahun ini sebesar Rp27 triliun. Perseroan tetap optimis dalam sisa satu bulan terakhir ini mampu memperoleh kontrak baru sebesar Rp6 triliun untuk mencapai target. Hal ini karena perseroan telah mengikuti tender dan tinggal menunggu pengumuman hasilnya. Tender yang diikuti sebagian besar adalah proyek BUMN. Sedangkan dari swasta, PTPP tengah mengikuti tender proyek-proyek gedung di Makasar, Surabaya, Jakarta dan Bekasi.

TRIO Tidak Mampu Bayar Kupon Obligasi Pada Desember

PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) masih mencari cara untuk merestrukturisasi utangnya yang akan jatuh tempo pada 2016 dan 2017. TRIO menyatakan tidak mampu membayar bunga obligasinya pada bulan Desember ini. Perseroan tidak mampu membayar Senior Fixed Rate Notes sebesar 7,875%. Notes senilai USD100 juta itu dijamin oleh perseroan dan diterbitkan Trikomsel Pte.Ltd dan akan jatuh tempo pada 2017 mendatang. Sebelumnya TRIO juga tidak mampu membayar kupon Senior Fixed Notes sebesar 5,25% senilai USD115 juta yang jatuh tempo pada 2016. Kupon notes yang jatuh tempo 11 November 2015 sebesar USD3 juta dan kupon notes yang jatuh tempo pada 5 Desember sebesar USD3,9 juta.

Anak Usaha PGAS Dapat Pinjaman USD600 Juta

Anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Saka Energi Indonesia, mendapat fasilitas pinjaman senilai USD600 juta dari sindikasi perbankan. Fasilitas ini berjangka waktu lima tahun. Dana pinjaman ini akan digunakan untuk membiayai kebutuhan investasi dan opersional. Selain itu juga digunakan untuk pembayaran kembali pinjaman pemegang saham.

WOMF Tawarkan Obligasi Rp600 Miliar

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) menawarkan kupon 9,35% hingga 10,8% untuk penerbitan obligasi berkelanjutan I tahap IV. Surat utang itu diterbitkan senilai Rp600 miliar. Penerbitan dibagi dalam dua seri, yaitu seri A senilai Rp203 miliar dan seri B Rp397 miliar. Untuk seri A dengan tenor dua tahun dan seri B dengan tenor tiga tahun

Stock Pick

PGAS

Terlihat kuat pada level support diharga 2780, kemarin PGAS ditutup menguat pada level 2835.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 2865

ASII

Terlihat kuat pada level support diharga 6300, kemarin ASII ditutup menguat pada level 6400.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6475

BBRI

Terlihat kuat pada level support diharga 11100, kemarin BBRI ditutup menguat pada level 11300.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 11450

BBCA

Terlihat kuat pada level support diharga 13000, kemarin BBCA ditutup menguat pada level 13125.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 13300

TLKM

Terlihat kuat pada level support diharga 2950, kemarin TLKM ditutup menguat pada level 3000.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 3030

AKRA

Terlihat kuat pada level support diharga 6250, kemarin AKRA ditutup menguat pada level 6350.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 6425

SMRA

Terlihat kuat pada level support diharga 1545, kemarin SMRA ditutup menguat pada level 1560.

Rekomendasi Sell On Strength apabila tidak berhasil melewati resisten di harga 1575

Octavianus Marbun

Waterfront Securities Indonesia

Sonatopas Tower FL.15A th

Jl. Jend Sudirman kav 26

Jakarta 12920

Ph : 6221 - 250 6355

Fax : 6221 - 250 6322

Disclaimer:

This report is prepared strictly for private circulation only to clients of PT Waterfront Securities. It is purposed only to person having professional experience in matters relating to investments. The information contained in this report has been taken from sources which we deem reliable. No warranty (express or implied) is made to the accuracy or completeness of the information. All opinions and estimates included in this report constitute our judgments as of this date, without regards to its fairness, and are subject to change without notice. However, none of PT Waterfront Securities and/or its affiliated companies and/or their respective employees and/or agents makes any representation or warranty (express or implied) or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or as to any information contained in this report or any other such information or opinions remaining unchanged after the issue thereof. We expressly disclaim any responsibility or liability (express or implied), its affiliated companies and their respective employees and agents whatsoever and howsoever arising (including, without limitation for any claims, proceedings, action, suits, losses, expenses, damages or costs) which may be brought against or suffered by any person as a results of acting in reliance upon the whole or any part of the contents of this report and neither PT Waterfront Securities, its affiliated companies or their respective employees or agents accepts liability for any errors, omissions or misstatements, negligent or otherwise, in the report and any liability in respect of the report or any inaccuracy therein or omission there from which might otherwise arise is hereby expresses disclaimed.

This document is not an offer to sell or a solicitation to buy any securities. This firms and its affiliates and their officers and employees may have a position, make markets, act as principal or engage in transaction in securities or related investments of any company mentioned herein, may perform services for or solicit business from any company mentioned herein, and may have acted upon or used any of the recommendations herein before they have been provided to you. © PT Waterfront Securities 2015