Waw! Diare Setya Novanto Curi Perhatian Media Asing
Foto:Istimewa

Waw! Diare Setya Novanto Curi Perhatian Media Asing

Kamis, 14 Des 2017 | 09:06 | Cindy Cesilia

WinNetNews.com-  Sidang pertama tersangka kasus Setya Novanto pada Rabu 13/12/2017 kemarin.  Dalam persidagan itu, Setya Novanto terlihat lemas seperti orang sakit, bahkan ia juga mengakui jika dirinya sedang mengalami diare sudah 20 kali buang-buang air. 

Dikutip dari berbagai sumber yang ada, media-media asiang ternyata ikut  memberitakan sidang perdana terdakwa kasus dugaan korupsi mega proyek e-KTP. Mereka menyoroti jalannya persidangan yang diskorsing beberapa kali karena Novanto mengaku mengalami diare.  

Seperti media AFP, yang mengangkat berita ini dengan judul "Indonesian Speaker Setya Novanto's corruption trial delayed by his 'diarrhoea'". Kantor berita yang berbasis di Prancis itu, menyebut sidang kasus Novanto yang merupakan sidang korupsi terbesar di Indonesia dalam beberapa tahun, tertunda setelah Novanto mengklaim mengalami diare.

"Klaim itu adalah yang terbaru dalam serangkaian manuver termasuk dugaan memalsukan cedera dalam sebuah kecelakaan mobil yang menurut para pengkritik, dilakukan oleh pria berumur 62 tahun itu untuk menghindari dakwaan-dakwaan serius," berikut tulisan media AFP. 

Tidak hanya itu saja, media The Washington Post dan ABC News melansir pemberitaan The Associated Press, yang juga menyoroti keluhan Novanto soal penyakit diare yang dideritanya. 

"Seorang politisi terkemuka Indonesia yang dituduh terlibat dalam salah satu skandal korupsi terbesar di negara itu, mengatakan di depan sidang di hari pertama persidangannya, bahwa dia menderita keluhan perut, yang menyebabkan penundaan sementara kondisi medisnya diperiksa," tulis media The Washington Post dan ABC News. 

Media asing itu mengungkit soal kemunculan Novanto di konferensi pers Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada tahun 2015 lalu. "Novanto, seorang pengagum Presiden Donald Trump, muncul secara tak terduga di konferensi pers Trump di Trump Tower di New York pada September 2015 bersama seorang anggota parlemen Indonesia lainnya, Fadli Zon. Novanto diperkenalkan oleh Trump sebagai salah satu orang paling kuat di Indonesia yang akan melakukan hal-hal hebat untuk AS," tulis media tersebut. 

Seperti yang kita ketahui, sidang Novanto sempat diskors 4 jam, mulai dari  pukul 10.40 WIB sampai dibuka lagi pukul 14.41 WIB. Sebelumnya, sidang sempat diskors karena Novanto minta izin ke toilet dan kembali dimulai. Namun, belum 5 menit dimulai, sidang kembali diskors oleh hakim untuk pemeriksaan kesehatan Novanto. 

Ketika sidang dimulai, Setnov masih terlihat lemas dan  terus menunduk dan tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan hakim, hingga akhirnya dia bersuara dan mengaku kurang sehat. Hakim pun memutuskan bahwa sidang kembali diskors.

image0Sumber:Straightnews

image1Sumber:TheWangsithonnews

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...