(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Wilayah Indonesia ini Tidak Pernah Dijajah Belanda Lho

Oky
Oky

Wilayah Indonesia ini Tidak Pernah Dijajah Belanda Lho Sumber Foto : Istimewa

Winnetnews.com - Pada masa lalu, Indonesia mempunyai masa yang sangat suram karena menjadi bangsa yang dijajah oleh Portugis, Belanda dan juga Jepang. Namun dari negara yang pernah menjajah Indonesia, Belanda adalah negara yang paling lama menduduki Indonesia, yaitu selama 350 tahun.

Selama masa tersebut, sebagian besar wilayah di Indonesia dikuasai semua oleh Belanda, dimulai dari Sabang sampai Merauka, tapi ternyata ada satu wilayah yang sama sekali tidak pernah dijajah oleh Belanda. Wilayah itu adalah Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Wilayah Buton sendiri tidak pernah dijajah oleh Belanda karena disana terdapat sebuah kerajaan yang kuasanya sangatlah kuat.

"Buton adalah nama kerajaan yang sudah ada sejak abad ke-12. Buton wilayahnya kala itu sangat luas, dari Wakatobi, Bau-bau sampai Kabupaten Buton ini. Pusat pemerintahannya di Benteng Keraton," kata Kadis Pariwisata Buton, Abdul Zainudin Napa.

Zainudin menambahkan, ada hal spesial yang dimiliki oleh Buton, yakni daerah ini dulu tidak pernah menjadi wilayah jajahan Belanda meski negeri dari Eropa itu sudah memasuki Indonesia sejak tahun 1600-an. Bahkan penduduk Buton tidak pernah mengalami kerja paksa oleh para Belanda.

Di abad pertengahan kala negara-negara barat seperti Belanda dan Portugis melakukan ekspansi ke Maluku untuk mencari rempah-rempah, Buton dianggap wilayah yang strategis. Sebelum tiba di Maluku, kapal-kapal mereka akan singgah terlebih ke Buton terlebih dahulu.

Lantaran Buton memiliki kerajaan yang kuat, tampaknya Belanda tidak ingin repot dan mencari masalah. Daripada mereka kesulitan mendapatkan rempah-rempah, lebih baik mereka menjalin hubungan yang baik dengan Kerajaan Buton.

"Lihat saja banyak benteng-benteng di Buton yang modelnya seperti benteng Belanda. Itu dibuatnya dibantu mereka. Bukan untuk berperang, hanya untuk memantau kapal-kapal saja," jelas Zainudin.

Konon, dulu Buton merupakan sebuah negara sendiri, jauh sebelum terbentukny negara Indonesia. Kerajaan Buton dulu sudah memiliki sistem pemerintahan yang terdiri dari raja, perdana menteri, tentara, dan rakyat seperti negara monarki. Kerajaan Buton berusaha membangun relasi yang baik kepada kapal-kapal dari negara asing yang melintasi wilayah perairannya. Pun mereka memantau pergerakan bajak laut dan angkat senjata untuk mengusirnya.

Kerajaan Buton pun berganti nama menjadi Kesultanan Buton sejak pemerintahan Murhum Sultan Kamuddin Khalifatul Khamis di tahun 1538. Hal itu seiring dengan masuknya Islam yang dibawa oleh orang-orang Arab yang datang ke Buton. Dan pada tahun 1965, Kesultanan Buton resmi bergabung dengan Indonesia dan menjadi perangkat adat dan budaya di Sulawesi Tenggara.

Apa Reaksi Kamu?

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});