Winners Waspadalah Kekurangan Kalium

Winners Waspadalah Kekurangan Kalium

WinNetNews.com-Turunnya kadar kalium dikenal juga dengan istilah hipokalemia. Di bawah ini beberapa fakta seputar kondisi itu.

Hipokalemia terjadi saat kadar kalium dalam tubuh kurang dari 3,5mEq/L. Penyebabnya ada dua, yaitu asupan kalium yang kurang, atau pengeluaran kalium yang berlebihan. Ari Fahrial Syam, MD, PhD, FACP, dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan, pengeluaran kalium yang berlebihan dapat terjadi lewat muntah, diare, atau urine (mengonsumsi obat-obatan yang membuat buang air kecil jadi berlebihan). Sedangkan asupan kalium yang rendah dapat terjadi ketika sakit, hingga nafsu makan jadi turun, atau sebab memang mengurangi makan, tak sempat makan karena terlalu sibuk.

Ketika baru terjadi penurunan kalium, umumnya Anda tak akan merasakan apa-apa. Namun bila berlanjut, umumnya ketika kadar kalium kurang dari tiga mEq/L, Anda merasa lemas, malahan mengalami kelemahan otot juga kram otot, hingga tak dapat mengangkat kedua kaki maupun tangan. Hipokalemia berlanjut dapat sebabkan gangguan irama jantung, sampai henti jantung dan henti napas.

Apakah Hipokalemia Bisa dicegah? Tentu saja. Menurut dr. Ari, carilah penyebab rendahnya kalium yang berlebihan itu, dan atasi. Misalnya, bila sebab diare atau muntah, cegah dehidrasi dan penurunan kalium yang berlanjut lalu segera mengganti cairan dan elektrolit yang keluar dengan cairan pengganti cairan dan elektrolit, seperti oralit. Untuk kondisi hipokalemia yang terjadi sebab asupan yang kurang, selain suplementasi kalium, maka harus juga dicukupi makanan yang mengandung kalium, antara lain pisang, kismis, kurma, jeruk, ikan, pepaya, melon, tomat segar, kentang dan jus buah.

Sumber: readerdigest.co.id

Foto: http://www.infiline.com