Winners, Yuk Kenali 5 Jenis & Penyebab Benjolan Payudara Berikut ini!

Winners, Yuk Kenali 5 Jenis & Penyebab Benjolan Payudara Berikut ini!

Selasa, 12 Apr 2016 | 15:21 | kontributor

WinNetNews.com - Winners, bicara soal benjolan di payudara, pasti fikiran kita akan langsung tertuju pada satu penyakit. Yup Kanker payudara, atau yang populer dengan sebutan 'Breast Cancer'.

Setiap tahun presesntase pengidap kanker payudara memang terus meningkat. Berdasarkan riset 18,2 persen kematian akibat kanker di seluruh dunia berasal dari kanker payudara.

Memang agak menyeramkan ya Winners. Tapi stop! Jangan panik dulu ya Winners! Karena ternyata tidak semua benjolan pada payudara itu berarti kanker payudara.

Benjolan pada payudara biasanya bisa berupa kista payudara yang berisi cairan, menyebabkan nyeri, mengubah bentuk dan ukuran payudara, bahkan jika benjolan itu berkembang pada jaringan dalam saluran susu biasanya akan menyebabkan munculnya cairan dari puting.

Dikutip dari laman AloDokter secara umum jenis dan penyebab benjolan pada payudara ada 5. Yuk kita kenali 5 jenis dan penyebab benjolan pada payudara berikut ini!

Fibroadenoma

Merupakan tumor jinak pada payudara yang paling umum terjadi. Fibroadenoma umumnya memilliki ciri-ciri di antaranya, tidak terasa nyeri, dan jika diraba terasa padat, bulat, sekaligus kenyal dan dapat bergeser.

Tumor jinak paling sering dialami wanita usia 20 – 30 tahun. Fibroadenoma terjadi ketika tubuh membentuk jaringan kelenjar susu berlebihan. Fibroadenoma umumnya dapat hilang dengan sendirinya, tapi terkadang dapat juga tinggal dan membesar, terutama saat hamil. Penyebab fibroadenoma umumnya tidak diketahui dengan pasti. Namun, karena kondisi ini banyak dialami wanita menopause dan pasca-menopause yang menjalani terapi penggantian hormon, maka diduga fibroadenoma akibat perubahan kadar hormon estrogen. Fibroadenoma yang tidak kunjung hilang umumnya ditangani dengan operasi.

 

Perubahan fibrosistik/ fibroadenosis

Perubahan fibrosistik adalah perubahan payudara akibat perubahan hormon selama siklus menstruasi bulanan. Kondisi ini menjadi penyebab umum tumor jinak pada wanita usia 35 – 50 tahun. Wanita yang mengalami perubahan fibrosistik umumnya mengalami:

  • Memiliki benjolan pada satu atau kedua payudara. Benjolan ini bertambah besar dan mengeras sebelum masa menstruasi.
  • Benjolan yang dirasakan dapat terasa keras ataupun lunak dan dapat terdiri dari satu atau beberapa benjolan.
  • Terkadang keluar cairan dari puting.
  • Nyeri pada payudara.
  • Perubahan ukuran payudara.

Gejala-gejala di atas dapat berbeda pada setiap wanita. Oleh karena lansia tidak lagi mengalami menstruasi, maka kondisi ini umumnya tidak dialami setelah wanita berusia 50 tahun ke atas. Fibrosistik tidak memerlukan penanganan khusus. Namun dokter biasanya akan memberikan resep untuk membantu meredakan nyeri saat datang bulan. Benjolan dan rasa sakit yang disebabkan oleh fibrosistik umumnya akan reda setelah menstruasi.

Kista sederhana

Merupakan benjolan berisi cairan yang biasanya terbentuk pada satu atau kedua payudara dengan jumlah dan ukuran yang berbeda. Ukuran dan lunak atau kerasnya berubah sesuai siklus menstruasi. Kondisi ini tidak memerlukan operasi dan dapat ditangani dengan prosedur jarum aspirasi halus. Jarum digunakan untuk menyerap beberapa sel keluar dari benjolan payudara. Jika benjolan ini adalah kista, maka akan mengempis setelah cairan dikeluarkan. Kondisi yang paling sering dialami wanita 30-60 tahun ini umumnya tidak mendatangkan gejala lain. Hormon diduga menjadi penyebab timbulnya kista payudara ini.

 

Papiloma intraduktal

Kondisi yang umumnya terjadi pada wanita berusia 45-50 tahun ini berbentuk seperti benjolan kecil menyerupai kutil pada dinding saluran susu dekat puting. Pada beberapa kasus papiloma intraduktal dapat menyebabkan perdarahan dari puting. Papiloma intraduktal dapat ditangani dengan operasi.

Lemak nekrosis traumatik

Lemak pada payudara membentuk benjolan yang umumnya berbentuk bulat, padat, kencang, tapi tidak terasa nyeri. Kondisi ini terjadi akibatcedera pada payudara. Umumnya kondisi ini tidak memerlukan penanganan khusus.

5 jenis dan penyebab dari benjolan pada payudara sudah diulas. Sekarang Winners gak perlu panik ya jika menemui adanya benjolan pada payudara. Kenali dulu jenis dan penyebabnya.

Baca juga: Winners, Yuk Kenali Tumor Payudara dengan 6 Langkah ini!

Yuk jaga kesehatan dan gali terus informasi dan tips sehat di Winnetnews. Salam sehat ya Winners!

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...