WN Australia Diduga Aniaya Dua Perempuan Indonesia

Zulkarnain Harahap

Dipublikasikan 5 tahun yang lalu • Bacaan 2 Menit

WN Australia Diduga Aniaya Dua Perempuan Indonesia
SPJ yang diduga melakukan penganiayaan terhadap dua wanita Indonesia di Papua/Dokumentasi Polda Papua

WinNetNews.com - Seorang warga negara Australia berinisial SPJ (42) mesti merasakan dinginnya sel tahanan Polres Mimika, Papua. Ia yang merupakan turis itu diduga telah melakukan penganiayaan terhadap DAP (27).

"Peristiwa penganiayaan terjadi pada Rabu (24/05/2017), di depan Bar Timika Indah, Distrik Mimika Baru, Timika, Papua," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM Kamal melalui keterangan resminya, Kamis (24/05/2017).

Kamal memaparkan, kronologis peristiwa itu berawal saat N yang merupakan saksi dugaan penganiayaan yang juga sebagai teman dekat korban, mendatangi rumah DAP untuk mengajak DAP berkaraoke sambil minum miras dan bergabung dengan teman-teman yang lain. Setibanya di rumah N, kegiatan mengkomsumsi miras pun berlangsung sampai pada pukul 23.00 WIT. Saat itu DAP sempat mengkomsumsi miras berupa 1 botol Tequilla dicampur coca cola dengan jeruk nipis sementara SPJ yang juga ada di sana mengkomsumsi miras berupa Jim Beam Black Double Aged sebanyak 1 botol dicampur dengan coca cola dan Bir Bintang kaleng sebanyak 6 botol.

Setelah korban, pelaku bersama saksi selesai mengkomsumsi minuman keras di rumah N, selanjutnya ketiganya bersepakat untuk pergi melanjutkan acara ke Bar Timika Indah. Sesampainya disana langsung memesan Bir Bintang Botol sebanyak 10 kaleng.

"Disaat mereka masih asyik pesta minum yakni sekitar 02.30 WIT dini hari, pelaku meminta untuk pulang dan mengajak N. Tapi ajakan tersebut ditolak, dengan alasan masih mau tinggal di Bar Timika Indah bersama dengan teman yang lain," ungkap Kamal.

Tapi kemudian, pelaku tetap memaksa agar segera pulang ke rumah tapi N dan DAP tetap tidak mau mengikuti kemauan pelaku sehingga membuat pelaku marah.

"Pelaku lalu langsung memukul N pada bagian wajah sebelah kiri sebanyak 1 kali dengan menggunakan tangan kosong sebelah kanan dalam keadaan terkepal dan mengakibatkan luka memar pada bagian tersebut. Setelah itu pelaku melanjutkan pemukulan terhadap DAP pada bagian bibir sebelah kiri sebanyak 2 kali dengan menggunakan tangan kanan terkepal hingga mengakibatkan korban terjatuh dan mengalami luka sobek pada bagian bibir sebelah kiri. Akibat kejadian tersebut korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis," papar Kamal.

image0SPJ kini tengah diselidiki dan disidik oleh Mapolres Mimika atas perbuatannya itu. Sementara pihak Kedutaan Besar Australia masih belum bisa dihubungi terkait keterlibatan warga negaranya yang melakukan pelanggaran hukum di Indonesia.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...