Wow, Ada Kentang Purba yang 2 Kali Lebih Sehat dari Kentang yang Sekarang Kita Konsumsi!

Rani
Rabu, 05 Juli 2017 14:29 WIB
Oleh Rani pada Rabu, 05 Juli 2017 14:29 WIB
Image Wow, Ada Kentang Purba yang 2 Kali Lebih Sehat dari Kentang yang Sekarang Kita Konsumsi!

winnetnews.com - Ditemukan kentang berukuran kecil yang diperkirakan berasal dari 10.900 tahun yang lalu. Penemuan ini terdapat di kota Utah, Amerika Serikat. Kentang tersebut ditemukan di antara retakan batu yang biasa digunakan untuk menggiling kentang. Penemuan ini disebut-sebut merupakan bukti tertua tentang adanya sistem pertanian di Amerika Utara bagi para ilmuwan.

Kentang-kentang dimasukkan dalam peralatan batu yang ditemukan di Escalante, Utah. Area ini merupakan kawasan hunian pertama kali orang-orang Eropa yang disebut Lembah Kentang. Kentang Four Corners, Solanum jamesii, merupakan kentang yang dikonsumsi oleh sejumlah suku asli Amerika seperti Apache, Navajo dan Hopi.

Meski begitu, umunya kentang yang dikonsumsi oleh masyarakat dunia saat ini berasal dari satu spesies yakni Solanum tuberosum, yang tumbuh di Pegunungan Andes, Amerika Selatan, sekitar 7.000 tahun lalu. Seiring dengan perkembangan zaman, kentang ini pun telah dikembangkan menjadi ribuan jenis kentang yang berbeda sampai saat ini.

Kentang Four Corners, yang mungkin merupakan spesies kentang lokal pertama di Barat Amerika, diyakini dapat digunakan untuk menjadikan spesies kentang baru lebih tahan terhadap kekeringan dan penyakit.

Dilansir dari laman independent Arkeolog pada Museum Sejarah Alam Utah dan penulis senior artikel yang dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Science, Profesor Lisbeth Louderback mengatakan, "Kentang ini bisa sama pentingnya ketimbang apa yang kita makan hari ini, tidak sekadar dalam istilah tanaman pangan, tapi sumber makanan potensial untuk masa depan."

"Kentang-kentang ini telah menjadi bagian dari sejarah Escalante yang terlupakan. Tugas kami adalah membantu menemukan kembali warisan ini," kata Louderbeck.

Tak hanya itu, Solanum jamesii juga kaya akan gizi. Kentang ini dipercaya mengandung dua kali lebih banyak protein, seng dan mangan serta mengandung tiga kali lebih banyak kalsium dan zat besi dibandingkan Solanum tuberosum.

Satu umbi indukan bisa menghasilkan 125 umbi anakan dalam waktu 6 bulan, dan jenis kentang ini bisa tumbuh subur di rumah kaca. Kentang jenis ini juga tercatat dalam sejumlah catatan sejarah masyarakat Inggris yang pertama kali mendiami Escalante.

"Kami menemukan kentang liar tumbuh dari kawasan yang namanya diambil dari tumbuhan ini," tulis Kapten James Andrus pada Agustus 1866.

Pada tahun yang sama, seorang tentara, John Adams, menulis hal serupa. "Kami mengumpulkan sejumlah kentang liar yang lalu kami masak dan makan... Kentang-kentang itu seperti kentang yang dibudidayakan, tapi lebih kecil."

Ternyata di Balik Indahnya Lautan, Tersimpan 10 Fakta yang Perlu Kamu Tahu
Baru Pindah ke Juventus, Ronaldo Kembali Bikin Rekor Baru

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.