Wow! Kisah Kerajaan ini Terukir di Sebuah Menara Batu

Wow! Kisah Kerajaan ini Terukir di Sebuah Menara Batu

WinNetNews.com -  Biasanya sejarah sebuah negara tertulis atau dibukukan dalam sebuah buku. Tapi berbeda dengan negeri yang satu ini. Kisah perjuangan sejarahnya mereka ukir di sebuah menara batu yang sengaja dibuat untuk menceritakan peristiwa bersejarah di kerajaan mereka. Winners, inilah kisahnya, yuk disimak!

Sejak awal abad ke-2, Kaisar Romawi, Trajan memimpin dua peperangan melawan kerajan Dacia. Dacia merupakan kerajaan paling kuat saat itu. Kerajaan tersebut selalu mengancam Kerajaan Romawi sejak pemerintahan Julius Caesar.

Dua dekade kemudian, setelah perampasan keji dan kekalahan yang dialami Romawi, kerajaan Romawi mencoba bernegosiasi dengan Dacia. Ketika negosiasi tersebut gagal, Kaisar Trajan membawa 10 ribuan tentara Romawi menyeberangi sungai Danube melalui sebuah jembatan besar yang sengaja dibangun untuk melancarkan invasi tersebut dan menghancurkan Dacia berkali-kali lipat.

image0

Kemenangan Trajan atas Dacia adalah saat yang dinantikan. Dengan harta hasil perang tersebut, Roma menjadi memiliki cadangan dana untuk perluasan wilayahnya.

Untuk mengenang cerita kemenangan tersebut, Senat Romawi mendirikan sebuah menara di Roma. Di batang menara tersebut digambarkan relief peristiwa penting saat Perang Dacia terjadi. Total panjang relief tersebut adalah 200 meter melingkar dari pangkal hingga ujung menara.

Pada awalnya menara ini dihiasi dengan patung perunggu Trajan, namun kemudian diganti dengan wajah Santa Peter pada 1588. Menara tersebut didirikan di plasa yang lapang atau biasa disebut sebagai Trajan's Forum dan dikelilingi oleh galeri-galeri yang memungkinkan pengunjung dan melihat relief tersebut dari berbagai sisi. Trajan's Forum dan menara ini diselesaikan pada tahun 113 masehi.

Terdapat 2.500 gambar dalam 155 adegan. Kaisar Trajan sendiri muncul sebanyak enam kali dalam relief tersebut sebagai pemimpin pasukan, hakim para tahanan dan memimpin perang.

Selain itu hanya sedikit relief yang menggambarkan suasana perang dan lebih banyak menggambarkan pembangunan dan upacara dari para tentara, benteng, kapal, senjata, tentara dan lain-lain. Penggambaran adegan kekerasan juga tidak banyak terlihat di relief ini. Namun, ada satu adegan aneh yang memperlihatkan perempuan Dacia menyiksa laki-laki Romawi.

Beberapa adegan kunci digambarkan dalam relief seperti penyeberangan pertama pasukan Romawi di sungai Danube, kekalahan Dacia pada perang pertama, pengorbanan besar di jembatan sungai Danube ketika perang kedua, penyerangan pusat kota Dacia dan kematian raja Dacia, Decebalus.