Wuih, Aksi Korban Penjambretan Ini Seperti di Film Detektif!
Ilustrasi penjambretan/JPNN

Wuih, Aksi Korban Penjambretan Ini Seperti di Film Detektif!

Sabtu, 8 Jul 2017 | 13:36 | Zulkarnain Harahap

WinNetNews.com - Aksi Devi Rahmadanti, 19, warga Klojen, Kota Malang, Jatim ini seperti skenario film detektif. Semua berawal pada satu malam, sekitar pukul 19.15, Devi menunggu angkutan kota (angkot) usai mengunjungi temannya. Tiba-tiba saja dua penjambret merampas handphone miliknya.

”Saya waktu itu sendirian nunggu taksi, tiba-tiba penjambret yang menggunakan Vario merampas HP saya,” kata Devi, seperti diikutip dari keterangan resmi pada Sabtu (08/07/2017).

Devi yang masih ingat peristiwa itu juga menceritakan, saat itu, dia menghafal wajah pelaku saat menoleh ke arahnya. Ia juga menambahkan, dari aksi penjambretan itu juga menyebabkan dirinya terjatuh lalu terseret sejauh 5 meter.

"Tak terkejar, akhirnya lapor polisi," ujar Devi.

Selain melapor kepada polisi, Devi juga melacak pelaku lewat akun Facebook. Selang seminggu kemudian, ternyata R, 16, warga Gadang, Kota Malang, mengunggah HP di grup Facebook Jual Beli HP Malang.

Devi curiga jika HP tersebut miliknya. Untuk memastikan, dia membuat skenario penjebakan bersama teman-temannya. Caranya, Devi berpura-pura sebagai pembeli. Setelah transaksi jual beli cash on delivery (COD) disepakati dengan harga Rp. 3 juta, akhirnya dilakukan pertemuan di kawasan Pasar Blimbing.

”Saat HP sudah di tangan teman saya, ternyata benar itu HP saya. Ciri-cirinya sama, apalagi pelaku tidak bisa menunjukkan dus box-nya,” kata perempuan yang bekerja di sebuah konter HP itu.

Devi bersama beberapa teman komunitasnya memancing untuk bertemu pelaku. AA, 24, teman Devi, kemudian menyamar dengan akun Facebook baru.

”Mas saya nyamar jadi cewek. Kemudian kirim pesan kepada pacarnya pelaku, kalau Mas itu selingkuhannya Rendi,” jelasnya.

Dari situlah kemudian Rendi dan pacarnya mulai salah paham sehingga meminta untuk melakukan klarifikasi.

Akhirnya, keesokan harinya, sekitar pukul 13.00, disepakati pertemuan mereka di Taman Baca Trunojoyo. Dua teman Devi akhirnya bertemu Rendi. Devi sengaja tidak ikut agar tidak dicurigai. Selain itu, dia mengintai bersama belasan temannya untuk persiapan penangkapan.

Setelah pelaku terlihat dan ciri-cirinya dibenarkan oleh korban, pelaku langsung dihadang dan diringkus. R kemudian digiring ke Polsek Klojen untuk dilakukan pemeriksaan.

Kasubbag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni menyatakan, dari pemeriksaan pelaku, satu pelaku lain yang merupakan temannya juga diamankan. Ad, 15, merupakan pelaku lain yang diamankan.

Tapi, karena keduanya belum cukup umur, kasusnya dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang Kota.

”Unit PPA sudah mengamankan keduanya untuk penyidikan ditindaklanjuti,” pungkas mantan Kasium Polres Malang Kota tersebut.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...