Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Usai Terima Booster Vaksin COVID-19

Rusmanto

Dipublikasikan 13 hari yang lalu • Bacaan 2 Menit

Yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Usai Terima Booster Vaksin COVID-19
detikcom

Winnetnews.com -  Pemerintah rencananya segera mulai memberikan vaksin booster untuk COVID-19 bagi kelompok prioritas, pada Rabu (12/1/2022). Sudah ada 5 merk vaksin COVID-19 yang mendapat izin darurat untuk booster dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Seperti halnya vaksinasi primer alias dosis 1 dan 2, vaksinasi booster juga berisiko menyebabkan KIPI atau kejadian ikutan pasca imunisasi. Beberapa orang mengeluhkan efek samping, utamanya ketika kondisi tubuh tidak cukup bugar saat menerima vaksin.

Karenanya, ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan sebelum dan setelah menerima vaksin COVID-19. Praktisi kesehatan dari Siloam Hospital Karawaci, dr Vito Damay SpJ (K), M.Kes, membagikan beberapa tips yang bisa diterapkan. Sebagaimana dokter dan tenaga kesehatan lainnya, dr Vito sudah lebih dulu mendapatkan booster vaksin COVID-19.

Don'ts saat menerima vaksin booster

1. Terburu-buru

Saat dihubungi, dr Vito menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terburu-buru saat hendak menerima vaksin dosis tiga. Hal ini karena bisa berpengaruh pada tensi atau tekanan darah.

"Buru-buru bikin tensi kadang tinggi ketika diukur dan jadi lama di pos vaksinasi atau bahkan batal vaksin hari itu," terang dr Vito.

Ia menyarankan masyarakat agar tetap tenang saat menantikan giliran vaksinasi. Jika perlu, tidak ada salahnya melakukan pengecekan lokasi serta jadwal vaksinasi booster sebelumnya.

2. Begadang

Saat hendak menerima vaksin booster, tidurlah dengan jam waktu cukup sehingga tubuh tetap fit dan segar.

"Setiap vaksinasi ada risiko perasaan tidak nyaman di tubuh karena bagian normal respons tubuh terhadap vaksinasi. Jadi usahakan badan dalam kondisi fit dan segar," tambah dr Vito.

3. Minum kafein atau minuman berenergi

Saat hendak menerima suntikan booster, sebaiknya tidak minum minuman tambahan karena bisa berefek pada tingginya detak jantung.

"Kafein dan minuman berenergi menyebabkan detak jantung akan melebihi rata-rata normal dan bisa berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman atau tekanan darah tinggi akibat nervous," terangnya.

Selain tiga larangan di atas, dr Vito juga mengingatkan beberapa hal yang perlu dilakukan saat hendak menerima suntikan booster.

Do's saat menerima vaksin booster

1. Sediakan waktu

Jika dirasa perlu, tidak ada salahnya ambil cuti setengah hari atau cuti sehari besoknya untuk berjaga-jaga. Menurut dr Vito, tidak sedikit orang yang merasakan efek pasca vaksin seperti badan seperti mau flu atau mengantuk.

Jika keadaan itu dialami penerima booster, ada baiknya untuk istirahat terlebih dahulu.

2. Makan cukup

Lebih lanjut dr Vito menyarankan untuk tetap makan seperti biasa dan jangan melewatkan waktu sarapan atau makan siang. Tak hanya itu, konsumsi air secukupnya agar tubuh mendapat asupan makanan dan minuman untuk proses pembentukan kekebalan tubuh.

3. Sediakan paracetamol

Obat pereda nyeri dan turun panas seperti paracetamol boleh-boleh saja dikonsumsi, jika penerima booster merasakan demam ringan atau merasa nyeri di lengan bekas suntikan vaksin. Tapi ingat, obat ini bukan untuk pencegahan ya! Artinya baru diminum jika memang ada keluhan, bukan sebelumnya.

"Dosisnya cukup 500-100 mg saja sekali minum. Tidak perlu rutin 3x sehari. Kalau sudah membaik tidak perlu minum lagi," tutup dr Vito.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artikel ini telah tayang di health.detik.com dengan judul "Penting! Do's and Don'ts Setelah Vaksin COVID-19 Booster Menurut Dokter"


 

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...