(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Yang Terjadi Jika Kita Berhenti Pakai "High Heels"

Liani
Liani

Yang Terjadi Jika Kita Berhenti Pakai "High Heels"

Berikut adalah 5 hal yang akan terjadi jika kita berhenti memakai high heels lagi.

1. Kaki bertambah panjang

Sepatu bertumit tinggi mungkin akan membuat kaki terlihat lebih jenjang, tetapi justru dengan tidak memakainya malah membuat kaki menjadi lebih panjang.

Dalam penelitian tahun 2012 diketahui bahwa sering memakai sepatu bertumit tinggi akan membuat langkah kaki lebih pendek, tapi juga otot betis menjadi lebih pendek. Ini terjadi karena saat kita memakai high heels, kaki tidak bisa berada dalam panjang alaminya.

2. Nyeri punggung berkurang

Saat memakai high heels bokong kita memang tampak lebih seksi, ini karena bagian panggul lebih miring sehingga bokong menjadi lebih ke belakang. Tetapi hal itu harus dibayar dengan sakit punggung akibat meningkatnya tekanan pada bagian lumbar di tulang belakang.

Ketika kita melepas sepatu bertumit tinggi itu, tulang belakang otomatis akan kembali ke posisinya semula yang lebih nyaman. Tekanan juga berkurang sehingga rasa nyeri punggung ikut mereda.

3. Tumit terasa sakit

Memakai sepatu bertumit tinggi bukan hanya membuat otot betis memendek, tapi juga tendon achilles (bagian bawah dekat tumit). Saat kita menggantinya dengan alas kaki yang datar, maka kaki akan kembali ke lengkungan 90 derajat, sehingga tekanan pada tendon menjadi lebih kuat.

Pada orang yang memiliki kondisi plantar fasciitis yang membuat tumit nyeri, mengganti high heels dengan sepatu datar akan meningkatkan rasa nyerinya. Tetapi, setelah beberapa minggu, tendon akan kembali normal dan nyerinya hilang. Tumit pun akan terasa lebih baik dibanding sebelumnya.

4. Keseimbangan meningkat

Terlalu sering menggunakan high heels akan membuat kita mudah terpeleset atau tersandung, bahkan saat kita memakai sepatu datar. Bertelanjang kaki, akan membantu otot di sekitar tumit kembali ke "desain awalnya". Kekuatan dan keseimbangan kaki pun lebih baik.

5. Nyeri lutut menghilang

Cidera yang biasa dialami para pelari adalah keseleo di bagian lutut yang menyebabkan timbulnya rasa nyeri. Karena itu gangguan ini disebut juga dengan Runner Knee. Saat kita memakai high heels, pusat gravitasi akan lebih maju dari seharusnya. Hal ini berarti ada tekanan ekstra di tendon dan ligamen pada lutut. Akibatnya, lutut terkadang nyeri di malam hari.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});