(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Yuk… Diet Karbohidrat, Turunkan Berat Badan Lebih Cepat Loh

Muchdi
Muchdi

Yuk… Diet Karbohidrat, Turunkan Berat Badan Lebih Cepat Loh Ilustrasi menimbang makanan(Pablo_K)

WinNetNews.com - Saat ini ada banyak metode atau cara diet yang bisa diterapkan semua orang, tinggal menyesuaikan kondisi tubuh dan seperti apa orang menginginkan berat badan mereka diturunkan.

Mulai dari diet karbohidrat, diet protein, diet keto, diet vegan, diet mediterania dan lain sebagainya. Jika bicara tentang metode diet, maka kita tidak bisa menyingkirkan diet yang banyak dilakukan orang saat ini, yaitu diet karbohidrat.

Secara umum, seperti dikutip dari situs Vemale dari laman Women's Health, Sabtu (6/10/2018), aturan diet karbohidrat adalah membatasi konsumsi karbohidrat, terutama karbohidrat sederhana seperti gula, permen, makanan yang terbuat dari tepung terigu dan beras putih.

Bahkan beberapa makanan sehat namun tinggi karbohidrat seperti buah mangga, pisang, jagung, ubi, dan kentang perlu dihindari karena tinggi karbohidrat.

Tentu saja dengan menerapkan diet karbohidrat, berat badan akan lebih mudah turun karena tubuh yang semula menggunakan karbohidrat yang masuk ke tubuh untuk diubah menjadi energi, akan beralih menggunakan lemak tubuh yang disimpan untuk diubah menjadi energi.

Lama kelamaan, tubuh akan mengalami penurunan berat badan akibat berkurangnya lemak tubuh.

Umumnya, orang akan beralih dengan makan lebih banyak protein dan makanan berserat untuk bisa mengimbangi kehilangan karbohidrat yang dialami tubuh.

 Satu hal yang perlu dipastikan adalah, bukan hanya menghindari segala macam makanan tinggi karbohidrat, tapi juga menjaga keseimbangan kebutuhan nutrisi harian agar diet tidak menyebabkan tubuh lemas dan malah berakibat buruk.

Karena karbohidrat adalah sumber makanan utama yang dibutuhkan tubuh, tentu saja kita tidak bisa menyingkirkan kebutuhan karbohidrat setiap harinya.

Bahkan jika kita ingin mengubahnya dengan asupan protein, masih ada beberapa makanan yang secara alami mengandung karbohidrat sehingga akan tetap ada asupan karbohidrat meskipun hanya sedikit.

Satu hal lain yang juga perlu diperhatikan ketika menjalankan diet karbohidrat adalah tetap makan tiga kali sehari, bisa juga ditambahkan dengan waktu makan snack di sela-sela menunggu waktu makan. Hanya saja, yang perlu diawasi adalah jumlah atau porsi makannya.

Jika tertarik menerapkan diet karbohidrat, kamu bisa memulai dengan sarapan satu buah apel, telur rebus dan yogurt. Kemudian disusul dengan waktu snacking dengan makan kacang-kacangan seperti almond dan edamame.

Setelah itu, makan siang dengan tumis sayuran dan satu buah jeruk, snacking time lagi dengan minum teh tawar, lalu makan malam dengan makan dada ayam dan tahu yang dikukus.

Kamu juga bisa mencari berbagai menu diet karbohidrat di internet atau mengikuti komunitas diet karbohidrat yang ada di sekitarmu.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});