(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Yuk Ikuti 5 Trik Memotret Akuarium ini agar Hasilnya Kece Maksimal!

Contributor-7
Contributor-7

Yuk Ikuti 5 Trik Memotret Akuarium ini agar Hasilnya Kece Maksimal!

WinNetNews.com - Kamu ingin memotret pemandangan di bawah air? Mau melakukan fotografi under water tapi sampai sekarang belum kesampaian karena fasilitas yang kurang memadai atau kamu belum mahir berenang?

Kamu bisa lho menjadikan akuarium sebagai objek foto yang menarik. Tapi memotret akuarium sebagai objek foto memang memerlukan tantangan tersendiri. Diantaranya adalah adanya kaca yang terletak di antara lensa dan obyek foto. Selain itu keterbatasan cahaya juga menjadi tantangan besar untuk mengasilkan karya foto yang kece abis tanpa ada sedikit pun kaca akuarium yang terlihat.

Yuk coba praktekan beberapa tips berikut ini, Winners!

1. Pakai lensa minimal dengan bukaan f/2.8

image0

Ikan di dalam akuarium selalu berenang-renang dengan cepat, dan pencahayaan di dalam akuarium cenderung kurang jika dibandingkan memotret di ruang terbuka. Teknik Freezing sepertinya cukup ampuh digunakan untuk memotret ikan di dalam akuarium. Oleh karena itu, manfaatkan lensa tercepat yang anda miliki. Lensa dengan bukaan f/2.8 atau lebih cepat akan membantu.

2. Jangan ragu keluarkan uang 100 ribu untuk membeli rubber lens hood

image1

Harganya sekitar Rp. 100 ribu, namun sangat bermanfaat. Ketika memotret obyek melewati kaca, kamu harus pastikan bahwa jarak antara ujung lensa dan kaca harus serapat dan sestabil mungkin. Dengan memasang lens hood karet, kamu bisa membuat lensa seperti menempel erat di kaca dan dengan begitu maka pantulan kaca akan bisa dihilangkan.

 

3. Pastikan posisi kamera sudah tegak lurus dengan kaca

image2

Karena kamu akan memotert melewati kaca, pastikan posisi lensa benar-benar tegak lurus dengan bidang kaca. Jika agak miring, maka akan timbul efek perbesaran yang aneh karena kaca dan air seolah-olah berperan sebagai kaca pembesar.

4. Kalau sekarang lensa kamera mu sedang menggunakan filter polarizer (CPL), sebaiknya kamu lepas dulu deh filternya

image3

Kalau kamu memasang filter polariser (CPL) saat memotret obyek melewati kaca, besar kemungkinan akan timbul color flare (cahaya tambahan yang muncul didalam foto akibat sudut pantulan) yang akan merusak foto kamu.

5. Seting ISO sebesar mungkin

image4

Iso adalah ukurang tingkat sensitifitas sensor kamera terhadap cahaya. Semakin tinggi ISO yang kita gunakan, maka semakin sensitif pula sensor kamera terhadap cahaya.

Seringkali lensa cepat pun tidak cukup untuk menangkap gerakan cepat binatang air, sebagai contoh untuk memotret ubur-ubur lincah diatas, ISO harus dikorbankan sampai dengan 3200 karena kurangnya pencahyaan. Yang penting obyek tertangkap dengan tajam, meskipun noise jadi terlihat seperti tampak dibawah ini. Nah di sinilah ISO berperan penting.

Yuk coba 5 tips foto di atas! Semoga berhasil Winners!

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});