Skip to main content

Yuk Intip Kuliner Khas Betawi yang Nyaris Punah

Yuk Intip Kuliner Khas Betawi yang Nyaris Punah
Yuk Intip Kuliner Khas Betawi yang Nyaris Punah

WinNetNews.com - Kota Jakarta atau suka disebut kota seniman betawi, baru saja menginjak umur 488 tahun. Tidak hanya banyak senimannya, tapi kota jakarta ini juga memiliki kuliner yang khas.

Makanan khas Betawi dipengaruhi oleh banyak budaya seperti Cina, Eropa, dan Arab sehingga cita rasanya yang gurih dan sedap menjadi ciri khas makanan Betawi. Kerak telor, nasi ulam, ketoprak, selendang mayang, bir pletok dan soto betawi adalah beberapa diantaranya.

Namun ada beberapa kuliner khas Betawi yang kini sudah jarang ditemui dan bahkan nyaris punah, berikut:

1. Asinan Betawi

Kesegaran campuran berbagai sayuran mentah, sawi asin, potongan tahu, dan kerupuk kuning yang disiram bumbu kacang ini membuat siapa saja yang mencobanya tidak akan pernah bosan. Namun sayang, saat ini Asinan Betawi sudah jarang ditemui.

Di era 90-an, Asinan Betawi masih cukup mudah untuk diburu karena masih banyaknya orang yang menjajakan makanan yang identik dengan kerupuk kuning atau yang sering disebut dengan kerupuk mi ini.

2. Kue Pancong

Kue pancong memiliki tampilan yang mirip dengan kue pukis. Namun yang membedakan adalah rasa dan bahan membuat kedua kue ini. Jika kue pukis memiliki rasa manis maka kue pancong memiliki rasa yang gurih. Dengan sensasi parutan kelapa di dalamnya. Jika ingin mendapatkan rasa manis, biasanya kue pancong dimakan dengan taburan gula pasir.

3. Kembang Goyang

Bahkan tidak semua keturunan Betawi tahu dan pernah mencoba kue yang satu ini. Kue yang terbuat dari tepung beras ini dinamakan Kembang Goyang karena saat digoreng, cetakan harus digoyang-goyangkan agar adonan bisa lepas dari cetakan.

Biasanya kue ini banyak disajikana saat perayaan Idul Fitri namun sudah jarang bahkan pedagang kue kering pun sudah tidak banyak yang menjualnya. Mungkin hanya keluarga keturunan Betawi saja yang masih membuatnya.

4. Kue Rangi

Bentuk kue rangi hampir sama dengan kue pancong, namun kue rangi lebih didominasi dengan parutan kelapa dan memiliki tekstur yang kenyal, biasanya disajikan dengan gula merah cair. Kue rangi juga lebih ramping dari kue pancong karena tidak menggunakan tepung dan telur sedikitpun. Dimasak di atas kayu bakar membuat kue rangi memiliki aroma dan rasa yang khas.

5. Sayur Babanci

Sayuran ini berisi hampir semua bumbu dan sayuran. Mungkin hanya orang Betawi asli yang masih mengetahui bentuk dan rasa aslinya. Di restoran pun jarang bahkan hampir tidak ada yang menyajikan menu ini. Padahal rasa sayur yang kaya akan rempah-rempah dan gurih, sangat menggugah selera makan.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top