Tetap Semangat! Puasa Ramadan Bukan Alasan Malas Olahraga

Muchdi
Muchdi

Tetap Semangat! Puasa Ramadan Bukan Alasan Malas Olahraga Ilustrasi olahraga ( Photo Istimewa )
Winnetnews.com - Ramadan bukan alasan untuk bermalas-malasan untuk mengeliminasi aneka aktivitas fisik termasuk olahraga.

Sekalipun berpuasa, Anda juga tetap disarankan untuk berolahraga. Olahraga tetap musti masuk dalam agenda kegiatan tentu dengan porsi dan jenis berbeda.

Menurut Anar Allidina, ahli gizi yang berbasis di Ontario, Kanada, waktu terbaik untuk berolahraga selama Ramadan ialah sebelum matahari tenggelam.

Dikutip dari situs CNN Indonesia dari laman  Global News, Minggu (19/5/2019), "Anda bisa mendorong diri lebih (untuk berolahraga) karena tahu sebentar lagi waktunya berbuka," kata dia.

Jika jadwal kegiatan kurang memungkinkan, Allidina merekomendasikan untuk berolahraga satu jam setelah makan. Waktu satu jam diasumsikan tubuh sudah mencerna sebagian makanan dan sudah ada energi.

Chrana Iwantha, pelatih kebugaran di gym India Club, Dubai menyarankan untuk melakukan olahraga jalan cepat. Jenis olahraga ini cocok dilakukan semua kalangan dari berbagai usia.

Buat mereka yang gemar berolahraga di dalam ruangan atau gym bisa mencoba olahraga luar ruangan. Jika masih ingin berolahraga di gym, dia menyarankan untuk menggunakan alat dengan kecepatan rendah.

"Lebih baik fokus pada latihan kardio ringan, dan tidak membuat tubuh berlatih dengan intensitas tinggi selama berpuasa," kata Iwantha melansir dari Gulf News.

Untuk mengimbangi aktivitas olahraga, perlu ada asupan makanan yang tepat. Allidina berkata smoothie bisa memberikan asupan bergizi dalam jumlah pas. Dia merekomendasikan smoothie yang terbuat dari buah-buahan, sayuran, biji chia dan selai kacang.  "Kuncinya di protein. Itulah yang akan membuat Anda kenyang," imbuhnya.

Sedangkan Iwantha menyarankan untuk memberikan asupan karbohidrat seperti pisang, selai kacang, ubi demi menjaga stamina.

"Untuk mereka yang ingin menurunkan berat badan, lebih baik hindari makanan berat, diet tanpa karbohidrat dan memperbanyak asupan daging putih, buah-buahan dan sayuran," katanya.

 

 

 

Penulis : Muchdi
Editor : Baiq Fevy Shofya Wahyulana

Apa Reaksi Kamu?