Skip to main content

Yuk Wedangan ala Kafe

Yuk Wedangan ala Kafe
Yuk Wedangan ala Kafe

WinNetNews.com - Wedangan Lawang Djoendjing, tak hanya memadukan sajian makanan tradisional dan modern, wedangan ala cafe ini menawarkan suasana etnik yang nyaman.

Hironimus Mahayana Priyahita, Manager Operational Wedangan Lawang Djoendjing, mengatakan saat ini sudah menyiapkan 130 menu makanan dan 100 jenis minuman. Pengunjung bisa dengan leluasa memilih aneka menu tradisional maupun modern di wedangan yang beralamat di Jl Gunung Kelud II no 7, Dukuhan Nayu, Kadipiro, Banjarsari tersebut.

Tempat makan ini mengandalkan sate kere dan wedang lawang djoendjing sebagai sajian utama. Sate kere merupakan salah satu kuliner tradisional berupa tempe gembus yang dibakar. Wedang lawang djoendjing merupakan minuman yang terbuat dari jahe, serai dan campuran rempah-rempah tradisional.

Sementara, nama Wedangan Lawang Djoendjing dipilih sesuai bentuk pintu gerbang yang didesain miring. Hal itu membuat kesan unik saat pengunjung menapakkan kaki di wedangan tersebut.

image0

(sumber gambar: google/okezone)


Selain itu, wedangan yang berada di tengah kampung itu juga kental dengan suasana etnik dan ramah lingkungan. Sang pemilik memanfaatkan barang bekas seperti baliho, MMT, dan galvalum.

Sejumlah barang bekas tersebut dicat ulang dengan motif batik. Barang bekas tersebut disulap menjadi interior dinding dan pilar yang menarik. Hal tersebut menambah kesan etnik yang bernilai tinggi.

Dengan menu dan suasana yang ditawarkan dia ingin pengunjung merasa lebih nyaman. “Kalau di tempat lain berada di tengah kota, kami berada masuk ke desa dan jauh dari hingar bingar lalu lintas,” paparnya.

Dilansir dari laman okezone

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top