Yusril Sebut Ahok Tidak Pantas Jadi Presiden Karena WNA, Ini Tanggapan Keluarga Ahok
Sumber : Istimewa

Yusril Sebut Ahok Tidak Pantas Jadi Presiden Karena WNA, Ini Tanggapan Keluarga Ahok

Rabu, 4 Apr 2018 | 21:05 | Oky

Winnetnews.com - Dalam pidatonya di tabligh akbar Kongres Umat Islam, Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tak bisa menjadi Presiden RI.

Pasalnya, Ahok bukanlah orang Indonesia asli.

"Ahok tidak lahir sebagai orang Indonesia, Bapak Ahok Tjoeng Kim Nam itu Warga Negara Tiongkok dan ketika ada penentuan kewarganegaraan tahun 1962, Tjoeng Kim Nam memilih kewarganegaraan Tiongkok. Ahok lahir tahun '66, otomatis jadi Warga Negara Tiongkok, bisa dilihat itu di catatan sipil," kata Yusril pada hari Jumat (30/3).

Yusril lalu menyatakan Ahok baru jadi WNI sekitar tahun 1980-an.

Yusril dan Ahok memang berasal dari daerah yang sama yakni Belitung Timur. Yusril mengaku, kerap berbincang dengan bahasa China dengan Ahok.

"Saya kalau bicara bisa, tapi kalau baca koran (China) tidak bisa," kata dia.

Mendengar pernyataan Yusril yang viral di media itu pun, keluarga Ahok keberatan.

"Sederhanalah jangan inilah, yang paling penting harus minta maaf sama orang tua saya," kata adik Ahok, Basuri Tjahaja Purnama kepada wartawan.

Basuri lalu bercerita tentang asal-usul ayahnya yang berasal dari kampung Aik Tangga, Belitung Timur. Ayahnya bernama Indra Tjahaja Purnama lahir di kampung tersebut.

"Memang ayah saya punya nama keturunan, Tjoeng Kim Nam, tapi punya nama Indonesia juga," ujar Basuri.

Menurut Basuri, ayahnya hanya menceritakan tentang hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia semasa hidupnya.

Ayahnya pun pernah membantu pembangunan masjid di kampungnya.

Basuri mengaku marah ketika ayahnya disinggung di pidato Yusril. Dia heran mengapa demi kepentingan politik lalu menyinggung ayahnya yang telah wafat sejak tahun 1997.

"Tapi ya mbok ini kan sudah besar semua, babe saya sudah meninggal tahun '97, orang lagi rayain paskah kok babe diomongin? Menurut saya yang sopanlah kita ini hidup berbangsa harus menghargai," tutur mantan Bupati Belitung Timur itu.

Basuri lalu mencoba berpikir positif, mungkin maksud Yusril bicara begitu bermaksud mengingatkan kalau Ahok sebetulnya berpotensi untuk jadi Presiden RI.

Hanya saja ada masalah kewarganegaraan yang mengganjal menurut tafsiran Yusril.

Di tempat terpisah, Yusril menyatakan pidato yang dia sampaikan di pembukaan tabligh akbar Kongres Umat Islam tidak hanya menyinggung mengenai Ahok.

Inti yang dia sampaikan adalah soal pergerakan umat Islam di masa kemerdekaan.

"Di situ nyeletuk soal Ahok, saya bilang Ahok nggak bisa jadi Presiden karena Ahok bapaknya WNA. Ini cuma kasih contoh doang," ujar Yusril.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...