Yusril Sebut
Sumber foto : Istimewa

Yusril Sebut

Minggu, 29 Apr 2018 | 20:03 | Oky

Winnetnews.com - Beberapa waktu lalu, sejumlah tokoh nasional seperti Amien Rais, Yusril Ihza Mahendra, Bachtiar Chamsyah dan Kivlan Zein menghadiri Kongres Umat Islam Sumatera Utara yang berlangsung di Asrama Haji Medan Jalan AH Nasution.

Kongres ini mengusung tema Penguatan Ukhuwah, Peran Politik dan Sosial Ekonomi Umat Islam Untuk Menyelamatkan NKRI.

Acara ini dihadiri oleh ribuan orang dengan berbagai organisasi masyarakat islam, baik tingkat lokal maupun nasional.

Terdapat ucapan yang dinilai kontroversial oleh Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra.

Yusril yang saat itu membawakan materi mengenai sejarah politik islam Indonesia, menceritakan mengenai perjalanan islam di tanah air sejak pra kemerdekaan.

Namun, dirinya larut dalam emosi ketika menghimbau kepada umat di hadapannya untuk turut serta dalam politik.

"Saya mengajak dan menghimbau Umat Islam seluruhnya. Jangan ada lagi yang mengatakan 'kami tidak mau ikut politik', dengan alasan islam itu suci sedangkan politik itu kotor. Jangan dicampur adukkan.

Padahal, kalau kita tidak peduli sengan politik, maka orang lain yang akan memegang kekuasaan politik.

Dulu diajak politik tidak mau, dengan alasan "Kami hanya mau Khilafah.."

Yang ada sekarang Thogut, lalu ndak mau nyoblos ndak mau ikut pemilu.

Begitu Jokowi terpilih jadi Presiden, lalu Jokowi menerbitkan selembar surat pembubaran HTI.

Dan.. HTI pun cuma bisa melongo, ndak bisa berbuat apa-apa.

Saya bilang pada tokoh HTI "segudang kepintaran itu tidak ada artinya dibanding segenggam kekuasaan.."

Presiden itu.. walaupun orangnya goblok (tidak menyebut nama) tapi segoblok-gobloknya dia, dia itu presiden.

"Kita-kita ini seperti saya, Pak Amien yang pinter, tidak ada apa-apanya. Bukan siapa-siapa" , ujarnya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...