Tak Hanya Palangkaraya, Dahulu Inilah Beberapa Kandidat Calon Ibu Kota Indonesia

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Tak Hanya Palangkaraya, Dahulu Inilah Beberapa Kandidat Calon Ibu Kota Indonesia Foto: Dronestagram

WinNetNews.com - Indonesia berencana pindah ke Palangkaraya. Wacana ini sebenarnya sudah dicanangkan saat jaman Presiden pertama, Soekarno, namun belum terealisasi. Lalu mengapa memilih Palangkaraya sebagai ibukota Indonesia?

Simpang siur kabar yang terdengar, Palangkaraya memiliki lahan yang sangat luas. Tidak hanya itu saja, Palangkaraya juga berada di tengah-tengah antara pulau di Indonesia. Belum lagi Palangkaraya terbilang aman dari gempa bumi dan letusan gunung merapi. Palangkaraya memiliki luas mencapai 2.678,51 km persegi. Bandingkan dengan luas Jakarta yang 661,52 km persegi

Seperti dikutip dari beberapa sumber, masih di Kalimantan, masih ada lagi beberapa daerah yang sempat menjadi 'kandidat' calon ibukota Indonesia, yaitu:

1. Banjarmasin atau Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Dibandingkan Palangkaraya, Banjarmasin terletak lebih ke tengah negara, dan memiliki akses lebih baik ke pesisir Laut Jawa dan tidak jauh dari Selat Makassar serta memiliki infrastruktur yang lebih baik.

2. Pontianak, Kalimantan Barat.

Terletak tepat di khatulistiwa dan berlokasi strategis di tepi Selat Karimata dan Laut Tiongkok Selatan, serta dalam kawasan yang sama dengan ibu kota ASEAN lain seperti Singapura, Kuala Lumpur, dan Bandar Seri Begawan. Meskipun berlokasi strategis, lokasi ini dikritik terlalu dekat dengan perbatasan Malaysia di Sarawak, dan dekat kawasan konflik sengketa Laut Tiongkok Selatan.

3. Balikpapan atau Samarinda, Kalimantan timur.

Di Balikpapan kini ada pelabuhan peti kemas yang berada tepat di Alur Laut Kepulauan Indonesia II yang merupakan alur laut ekonomi berikutnya dari Indonesia. Alur ini, yaitu Selat Makassar yang menghubungkan Indonesia dengan Laut Sulu, Laut Sulawesi, dengan Laut Cina Selatan merupakan urat nadi perdagangan dengan negara-negara IndoCina, Jepang, Taiwan, Cina. Selain itu sebagai provinsi kaya sumber daya alam, terutama minyak dan gas bumi, Kalimantan Timur memiliki modal untuk membangun infrastruktur yang unggul.

4. Dan di luar Pulau Kalimantan yaitu Palembang, Sumatera Selatan.

Kota bersejarah bekas ibu kota kemaharajaan Sriwijaya ini memiliki makna simbolis historis, kembalinya kejayaan bahari masa lampau Nusantara. Keunggulannya antara lain berlokasi di kawasan yang strategis, dekat dengan ibu kota negara ASEAN lain seperti Singapura dan Kuala Lumpur.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});